Sumber: aprildialog.com

Selain dikenal sebagai salah satu grup bisnis terbesar di Indonesia, Royal Golden Eagle (RGE) juga dikenal sebagai grup bisnis yang aktif menjalankan program pertanggungjawaban sosial (CSR). Grup bisnis yang didirikan oleh Sukanto Tanoto ini selalu berpegang pada prinsip keberlanjutan dalam menjalankan praktek bisnisnya.

Sebagai bagian dari masyarakat dunia, RGE juga aktif berkontribusi dalam mewujudkan target yang ditetapkan oleh PBB. Sebut saja seperti UN SDGs. Bahkan tidak hanya menjalankan, salah satu unit bisnis Sukanto Tanoto, yakni APRIL Group sukses meraih penghargaan sebagai perusahaan terbaik dalam bidang UN SDGs.

UN SDGs Sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Dunia

UN SDGs (Sustainable Development Goals) merupakan serangkaian target yang ditetapkan oleh PBB demi mengurangi kemiskinan, kesenjangan dan melindungi lingkungan. Target ini ditetapkan pada tahun 2015 lalu dan telah menjadi tujuan pemerintah beserta seluruh komponen masyarakat dunia.

Sebanyak 17 tujuan dan 169 target ditetapkan dalam UN SDGs. Setiap tujuan dan target memiliki fokusnya masing-masing. Ada yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, ada juga yang fokus pada perlindungan lingkungan.

Mengacu pada UN SDGs, perusahaan Sukanto Tanoto, khususnya APRIL Group memilih untuk menempatkan fokusnya pada 3 aspek inti dan 4 aspek katalistik. Ketiga aspek inti tersebut meliputi konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, tindakan terhadap iklim dan melindungi ekosistem daratan. Sedangkan untuk 4 aspek katalistik, unit bisnis Sukanto Tanoto tersebut memilih untuk fokus pada kesehatan dan kesejahteraan, ketersediaan air bersih dan sanitasi, pendidikan berkualitas serta kemitraan.

UN SDGs dan Filosofi Bisnis RGE

Tujuan dan target yang ditetapkan dalam UN SDGs sejatinya selaras dengan filosofi bisnis yang menjadi landasan Royal Golden Eagle (RGE). Dalam menjalankan bisnisnya, Sukanto Tanoto selalu berpedoman bahwa bisnis yang ia jalankan harus bisa memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Filosofi bisnis ini tertuang dalam filosofi 5C yang terdiri dari community, costumer, country, climate dan company. Kelima objek tersebut menjadi target grup bisnis RGE dalam menjalankan bisnisnya. Dalam menjalankan bisnis, perusahaan harus mampu memberikan kebaikan kepada kelima objek dalam filosofi 5C tersebut.

Upaya APRIL Group dalam Mencapai Target UN SDGs

Untuk mencapai tujuan dan target UN SDGs yang menjadi fokusnya, ada beberapa upaya yang dilakukan oleh APRIL Group. Misalnya saja yang terkait dengan aspek konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

APRIL Group selalu menerapkan praktek operasional produksi yang ramah lingkungan dan mengacu pada prinsip keberlanjutan. Salah satu bentuknya adalah lewat daur ulang black liquor yang merupakan limbah industri pulp dan kertas. Dengan proses evaporasi dan distilasi, limbah pabrik tersebut diolah menjadi biofuel dan metanol. Kedua hasil olahan itulah yang kemudian dimanfaatkan APRIL Group sebagai sumber energi dalam operasional produksinya.

Dalam aspek iklim, unit bisnis Sukanto Tanoto tersebut mengaplikasikan road map lahan gambut yang dirancang IPEWG (Independent Peat Expert Working Group). Selain itu, APRIL Group juga membangun menara flux di beberapa lokasi, khususnya di area konsesi perkebunan sebagai alat untuk mengumpulkan data emisi gas rumah kaca yang dihasilkan. Tidak hanya itu, APRIL Group juga aktif merestorasi lahan di sekitar area operasinya melalui program Restorasi Ekosistem Riau (RER).

Berbagai upaya untuk memberi kebaikan kepada lingkungan selalu dilakukan grup bisnis Sukanto Tanoto. Berkat dedikasi yang dilakukan oleh APRIL Group untuk mencapai target UN SDGs, salah satu unit bisnis RGE itupun mendapat penghargaan pada Januari 2019 lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *